Mengetahui Notasi Algoritma - Belajar Gratis

Minggu, 22 Juli 2018

Mengetahui Notasi Algoritma

Setelah dipembahasan sebelumnya yang membahas mengenai defenisi algoritma dan pemrograman. 
Kali ini akan kita bahas mengenai notasi algoritma.
Secara umum, algoritma memiliki beberapa bentuk dasar, yaitu :
  • Algoritma Sekuensial
Pada algoritma jenis ini, Semua langkah harus dilakukan secara runtut dari awal hingga akhir dan urutannya tidak boleh dibolak - balik.
  • Algoritma Percabangan
 Pada algortima jenis ini, Algortima mempunyai fungsi untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan, sehingga langkah yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang terpenuhi.
  • Algoritma Perulangan
Pada algoritma ini terdapat satu atau lebih langkah kegiatan yang dilakukan secara terus - menerus sampai kondisinya sudah tidak terpenuhi lagi.

Ada beberapa bentuk yang bisa disajikan dalam menulis algoritma, antara lain :
  •  Deskriptif
Menulis atau menyusun langkah - langkah penyelesaian masalah atau kegiatan dengan cara menguraikannya dengan menggunakan bahasa formal.
  •  Flow Chart
Menulis atau menyusun langkah - langkah penyelesaian masalah atau kegiatan dengan menggunakan diagram (simbol-simbol flow chart).
  • Pseudocode
Menulis atau menyusun langkah - langkah penyelesaian masalah atau kegiatan mirip atau mendekati bahasa pemrograman yang digunakan.

1. Algoritma Dalam Bentuk Deskriptif

Contoh : Buat algoritma untuk menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan ganjil atau bilangan genap.

Algoritmanya :
- Mulai
- Masukkan sebuah bilangan sembarang
- Bagi bilangan tersebut dengan bilangan 2
- Hitung hasil bagi pada langkah 2
- Bila hasil bagi sama dengan 0 maka bilangan itu adalah bilangan gena, tetapi bila sisa hasil bagi adalah 1 maka bilangan itu adalah bilangan ganjil
- Selesai.


2. Algoritma Dalam Bentuk Flowchart

Flowchart atau bagan alir adalah suatu skema atau gambar yang memperlihatkan urutan instruksi atau kegiatan dan hubungan antara proses beserta instruksinya.
Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian, setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Berikut contoh simbol - simbol flowchart

Dalam contoh algoritma tentang menentukan apakah suatu bilangan itu bilangan ganjil atau bilangan genap, flowchart nya adalah sebagai berikut :


3. Algoritma dalam Bentuk Pseudocode

Pseudocode digunakan untuk mewakili urutan - urutan proses dari program. Pseudo berarti imitasi, dihubungkan dengan instruksi yang ditulis dalam bahasa komputer.

Contoh algoritma dalam bentuk pseudocode :
Start
Hasil=0
Bilangan = 17
Hasil=Bilangan%2
If (hasil=0)
Print "Bilangan Genap"
Else
Print "Bilangan Ganjil"
end

Baca Juga Mengenai : Menerjemahkan Algoritma Dalam Bahasa Pemrograman
banner
Previous Post
Next Post